Belajar Dua Hal Penting Selain Open Posisi Pada Trading Forex
Tutorial Forex – Jika Anda ingin menahan posisi trading untuk waktu yang sangat lama, maka Anda perlu memahami dua hal yaitu :
- Manajemen risiko
- Level close posisi.
Jika Anda mempunyai account trading
forex dengan dana $ 1000 atau $ 1.000.000 maka kedua hal di atas harus
diketahui sebelum perdagangan dilakukan.
Mengapa dua hal ini penting?
Saya akan mencoba menggambarkan beberapa
kesalahan saya ketika memulai perdagangan forex. Mungkin setelah
membaca ini, Anda akan semakin memahami bagaimana pentingnya karena jika
telah masuk ke dalam situasi ini maka pengalaman ini akan menjadi
penting atau jika belum, Anda akan segera mengalaminya.
Ketika saya mulai transaksi dan belajar,
ada saat-saat ketika saya begitu yakin bahwa perdagangan akan
menghasilkan keuntungan karena kepercayaan diri yang tinggi akan
mengaburkan arti risiko pada perdagangan forex.
Sekarang, dengan tanpa daya momen
kerugian akan terus meningkat melebihi tingkat kenyamanan dan akhirny
amembuat kerugian besar! Stop loss terkena dengan kerugian besar.
Sekarang saya berjuang untuk kembali membuat account trading forex karena baru saja mengalami kerugian besar.
Berapa risiko per trade?
Pertama tentukan berapa banyak Anda
merasa nyaman untuk mengambil risiko kerugian pada setiap perdagangan
yang Anda lakukan. Anda perlu tentukan, berapa banyak % (persentase)
risiko per perdagangan.
Mari kita buat beberapa perhitungan,
jika Anda mempunyai risiko hanya 2% dari account pada setiap
perdagangan, maka setiap 50 kekalahan transaksi berturut-turut akan
menghapus dana di account trading $ 10.000.
Jika mempunyai risiko 5%, maka dana di
account trading akan habis dengan 20 kali kekalahan secara
berturut-turut. Jika risiko 10% pada setiap perdagangan masing-masing
maka Anda hanya perlu 10 kali berturut-turut mengalami perdagangan rugi.
“Dapatkah Anda melihat pola di sini? semakin Anda mempunyai risiko tinggi pada setiap per perdagangan”.
Jika Anda memiliki dana di account $
5.000 maka dengan resiko 2% per perdagangan, ini berarti sama dengan
risiko $ 100 per perdagangan. Dengan risiko 5%, Anda meresikokan $ 250
per perdagangan.
Dengan risiko 10% maka risiko per perdagangan adalah $ 500.
Secara pribadi saya berdagang dengan risiko dari mana saja antara 1% sampai 5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi bagi saya hal tersebut adalah bunuh diri.
Dengan risiko 10% maka risiko per perdagangan adalah $ 500.
Secara pribadi saya berdagang dengan risiko dari mana saja antara 1% sampai 5%. Dengan meresikosikan 5% per transaksi bagi saya hal tersebut adalah bunuh diri.
Ingat, semakin Anda berisiko, semakin cepat dana account trading forex Anda akan hilang.
Berikut yang saya lakukan:
- Saya mempunyai risiko perdagangan harian antara 1% hingga 5%.
- Jika saya rugi 5% pada hari ini, maka saya akan berhenti trading.
- Ketika saya berdagang pada besok hari, saya akan bertransaksi dengan risiko perdagangan 1% atau 2% setiap hari.
- Saya akan berdagang dengan risiko kecil sampai kembali account semula.
Mengapa 2% untuk manajemen risiko? Saya
telah membeli dan membaca dan buku-buku tentang manajemen risiko untuk
perdagangan forex dan banyak dari buku-buku ini mengatakan bahwa kita
harus mengambil risiko 2% per perdagangan.
Strategi close posisi
Sebelum Anda open posisi, Anda harus memiliki rencana bagaimana cara untuk close posisi.
Anda akan close posisi ketika :
- Stop loss kena
- Keuntungan karena target take profit kena
- Trailing stop loss kena
- Close posisi ketika kerugian sudah terlalu banyak.
- Close posisi ketika melihat sebuah entri sinyal perdagangan yang berlawanan dengan posisi terbuka.
- Beberapa trader memiliki sistem ata ustrategi close posisi
Jadi, penting bagi kita untuk mengetahui kedua hal di atas sehingga kita dapat menggunakannya pada transaksi forex sehari-hari.
Sumber: http://belajarforex.guru/belajar-dua-hal-penting-selain-open-posisi-pada-trading-forex/
Cara Membuat Uang Bekerja untuk Kita
Info LENGKAP hubungi: https://autotrade1000.blogspot.com
atau hubungi: Herman: 081295541827










